Saturday, December 24, 2011

Sepotong Kepala Ayam Goreng Untuk Ayah

Ketika sore sepulang kerja seorang suami melihat istri yang tertidur pulas karena kecapekan bekerja seharian di rumah. Sang suami mencium kening istrinya dan bertanya, 'Mah, udah sholat ashar belum?' Istrinya terbangun dengan hati berbunga-bunga menjawab pertanyaan suami, 'sudah yah..' Istrinya beranjak dari tempat tidur mengambil piring yang tertutup, sore itu istrinya memasak kesukaan sang suami. 'Lihat nih, aku memasak khusus kesukaan ayah.' Piring itu dibukanya, ada sepotong kepala ayam yang terhidang untuk dirinya.

 Sang suami memakannya dengan lahap dan menghabiskan. Istrinya bertanya, 'Ayah, kenapa suka makan kepala ayam padahal aku sama anak-anak paling tidak suka ama kepala ayam.' Suaminya menjawab, 'Itulah sebabnya karena kalian tidak suka maka ayah suka makan kepala ayam supaya istriku dan anak-anakku mendapatkan bagian yang terenak.' Mendengar jawaban sang suami, Terlihat butir-butir mutiara mulai menuruni pipinya. Jawaban itu menyentak kesadarannya yang paling dalam. Tidak pernah dipikirkan olehnya ternyata sepotong kepala ayam begitu indahnya sebagai wujud kasih sayang yang tulus kecintaan suami terhadap dirinya dan anak-anak. 'Makasih ya ayah atas cinta dan kasih sayangmu.' ucap sang istri. Suaminya menjawab dengan senyuman, pertanda kebahagiaan hadir didalam dirinya.

Sahabatku, Kita seringkali mengabaikan sesuatu yang kecil yang dilakukan oleh sosok ayah kita namun memiliki makna yang begitu besar, didalamnya terdapat kasih sayang, cinta, pengorbanan dan tanggungjawab. Semoga cerita diatas kita bisa mengambil hikmah dengan mencintai setulus hati ayah kita yang telah berkorban untuk anak dan istrinya.

A story copied from M. Agus Syafii



Saturday, July 9, 2011

Antara Biaya kehidupan dan Pilihan untuk berhutang/Kredit

Blm genap 1 bulan, putri pertama kami, Nayla Assyabiya Faridian, lahir ke dunia ini. Sebuah kelahiran yang membahagiakan dan melegakan, dibilang melegakan karena akhirnya anak kami lahir juga, setelah pada minggu-minggu terakhir kehamilan istriku prasaan tidak sabar menunggu kelahiran sang bayi semakin meledak-ledak, aku juga sudah merasa gk tega melihat ketidaknyamanan dan pengorbanan yg dijalani istriku saat mengandung, Lega juga krn anak kami bs lahir dengan normal, artinya tidak ada biaya tambahan yang perlu dibayar secara pribadi karena limit tanggungan yang diberikan oleh asuransi kesehatan perusahaan juga terbatas.Lebih melegakan lagi karena ASI Ibunya ada dan cukup untuk diberikan kepada Nayla, jadi tidak perlu tambahan biaya untuk membeli susu formula paling tidak selama 4 bulan pertama.Alhamdulillah Ini semua adalah kemudahan yang diberikan Tuhan kepada kami.


Tidak bs dipungkiri masalah biaya adalah masalah yang utama dalam banyak kehidupan manusia termasuk dalam kehidupanku.Gaji yang diterima tiap bulannya sebagai seorang buruh pabrik alhamdulillah pas-pasan untuk menghidupi keluarga kami perbulannya.Pas-pasan dalam arti tidak ada yang bisa disave untuk ditabung perbulannya.Memang tiap tahun biaya hidup dikota ini tambah mahal, jadi gaji ditempat baru yang lebih besar dari gaji yang diterima di pekerjaan sebelumnya juga tidak ada artinya sama sekali.Dulu gaji 3 jutaan impas sekarang gaji 6 jutaan juga impas. Tiap bulan hampir sebagian dari gaji tersebut dipakai untuk membayar angsuran rumah dan kredit2 lainnya.Ya dengan status sebagai buruh biasa, untuk memiliki suatu barang secara cepat tanpa harus nunggu uang tabungan cukup cuma bisa dengan cara kredit.Ya kredit mesin cuci, kredit AC, kredit sofa, wah kreditan smua tu isi rumah, rumahnya sendiri aja juga kredit hehehe.Terakhir niat mau minjam duit untuk bikin ruangan dapur dibagian belakang rumah kandas karena menurut catatan bank total pinjaman saya angsurannya yang harus dibayar sudah melebihi 30% dari gaji, jadi permohonan kredit ditolak. Mudah2an Tuhan memberikan jalan keluar dari permasalahan ku ini, karena aku mau anakku tumbuh dengan semua kebutuhannya dapat terpenuhi.Pastinya beberapa bulan dari sekarang kebutuhan Nayla juga akan lebih banyak dari sekarang.